2. Safar (bulan yang dikosongkan)
3. Rabiul awal (musim semi pertama)
4. Rabiul akhir (musim semi kedua)
5. Jumadil awal (musim kering pertama)
6. Jumadil akhir (musim kering kedua)
7. Rajab (bulan pujian)
8. Syakban (bulan pembagian)
9. Ramadhan (bulan yang sangat panas)
10. Syawal (bulan berburu)
11. Zulkaidah (bulan istirahat)
12. Zulhijjah (bulan haji).
Baca artikel detikjabar, "Urutan Bulan dalam Kalender Islam dan Artinya" selengkapnya https://www.detik.com/jabar/berita/d-6206755/urutan-bulan-dalam-kalender-islam-dan-artinya.
Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/
2. Safar (bulan yang dikosongkan)
3. Rabiul awal (musim semi pertama)
4. Rabiul akhir (musim semi kedua)
5. Jumadil awal (musim kering pertama)
6. Jumadil akhir (musim kering kedua)
7. Rajab (bulan pujian)
8. Syakban (bulan pembagian)
9. Ramadhan (bulan yang sangat panas)
10. Syawal (bulan berburu)
11. Zulkaidah (bulan istirahat)
12. Zulhijjah (bulan haji).
Baca artikel detikjabar, "Urutan Bulan dalam Kalender Islam dan Artinya" selengkapnya https://www.detik.com/jabar/berita/d-6206755/urutan-bulan-dalam-kalender-islam-dan-artinya.
Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/
Dalam islam terdapat 12 bulan sama dengan jumlah bulan pada umumya. antara lain :
1. Muharom ( suro )
2. Shofar (Sapar)
3. Robiul Awwal ( Mulud )
4. Robiul Ahir ( ba'da mulud)
5. Jumadi Ula ( Jumadil Awal )
6. Jumadil Ahir (Jumadil Akir )
7. Rojab ( Rejeb )
8. Sya'ban (Ruwah )
9. Romadhon( Poso )
10. Syawal ( bodo )
11. Dzulqo'dah ( Selo/ Apit )
12. Dzulhijjah ( Besar )
Sedangkan Bulan bulan haram yang mulia dan di muliakan dalam ajaran Islam antara lain :
1. Dzulqa’dah
2. Dzulhijjah
3. Muharrom
4. Rojab
إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي
كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ
حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ ۚ
وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً ۚ
وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ
Dalam prosesnya ke empat bulan haram ( yang di muliakan ) tercatat dalam sejarah telah dimuliakan Jauh sebelum nabi Muhammad di angkat menjadi nabi yang mengajarkan ajaran agama islam Bulan bulan haram tersebut telah di muliakan hususnya oleh masyarakat jazirah arab dan diajarkan secara turun menurun dengan kesakralan bulan haram di sepakatilah untuk memuliakan bulan haram dan mengagungkannya, menghentikan berbagai permusuhan, pertikaian dan peperangan, mengalirkan darah dan menghilangkan nyawa baik itu manusia ataupun hewan dilarang saat memasuki bulan bulan haram tersebut. Sehingga bulan bulan haram juga disebut sebagai bulan bulan penuh perdamaian dan kemuliaan. Kemuliaan bulan bulan haram tersebut sangat kental hususnya di tanah hijaz yang notabene adalah pusat perekonomian masyarakat jazirah arab. Sehingga tidak ada pemimpin yang tidak memuliakannya karena akan kehilangan pengaruh nya di masyarakat. Bulan bulan haram sangat menguntungkan bagi masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan dan bermasyarakat. Menguntungkan bagi para pedagang dan pengusaha untuk menggenjot dan mengelola bisnisnya. Penjualan hasil-hasil pertanian bagi petani. Dan pengelolaan hewan, bulu wol serta beberapa hasil ternak lainnya bagi para peternak karena dalam empat bulan haram tersebut jiwa mereka tenang tanpa hawatir akan keselamatan dan peperangan yang selalu menghantui mereka di sepanjang tahun
جَعَلَ اللَّهُ الْكَعْبَةَ الْبَيْتَ الْحَرَامَ قِيَامًا لِلنَّاسِ وَالشَّهْرَ الْحَرَامَ وَالْهَدْيَ وَالْقَلَائِدَ، ذَلِكَ لِتَعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ
وَأَنَّ اللَّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

Tidak ada komentar
Posting Komentar